Rabu, Mei 27www.albert.co.id
Shadow

Seberapa Penting Pikiran Kita

Seberapa penting pikiran kita untuk sebuah impian atau untuk setting kehidupan yang kita dambakan?

Jawabannya ada pada diri kita sendiri, apakah kita akan hidup dalam kemudahan atau bahkan hidup dalam kesulitan.

Seberapa Penting Pikiran Kita

Dalam kehidupan dan nasib yang kita jalani adalah buah dari apa yang kita pikirkan.

Karena apa yang kita gambarkan dalam pikiran kita akan berbuah menjadi nyata dan akan terjadi pada diri kita.

Lho kok bisa sih?

Ya bisa, karena pikiran kita memiliki gelombang elektro magnetik yang sangat luar biasa.

Gelombang ini terpancar dan menjadi magnet lalu menarik apa saja yang kita inginkan dalam hidup kita.

Jadi jangan pernah main-main dengan pikiran kita, karena semua yang masuk akan direspon dan dikirim sebagai doa.

Pikiran kita memiliki sinyal yang sangat luar biasa, dan bahkan sinyal yang dipancarkan lebih besar dari sinyal televisi maupun ponsel.

Lho tapi kan Tuhan tau apa yang kita inginkan?

Betul banget, makanya apa yang kita inginkan selalu dikabulkan, contohnya saat kita ingin hidup kita sulit ya pasti dikabulkan, begitu juga sebaliknya.

Mengapa sering kali jawaban atas doa kita justru kebalikan dari apa yang kita minta kepada Tuhan?

Karena kita tidak holistik dalam penerapan doa, pikiran kita malah menggambarkan dari apa yang kita takutkan.

Seberapa Penting Pikiran Kita

Ada orang bilang bahwa beribadah dengan keyakinan masing-masing lebih menenangkan!

Ya itu tidak salah, selama kita dapat memahami bagaimana kerja pikiran yang kita miliki untuk mewujudkan setiap doa.

Namun yang kita bahas adalah sesuatu yang berunsur universal, bukan milik keyakinan tertentu.

Spiritualitas adalah bagaimana kita menerapkan pikiran kita untuk selalu terhubung kepada Sang Maha Pencipta.

Seberapa Penting Pikiran Kita

Saat kita selaras dengan pikiran dan energi alam semesta, disitulah letak segala doa kita akan terwujud.

Yang paling berbahaya adalah ketika kita terlalu melakukan hal yang sangat fanatik pada sesuatu.

Dan justru kita mengabaikan potensi pikiran kita sendiri untuk menjadi sesuatu yang berarti dan membuat kita selalu dalam keharmonisan.

Sukses Berkelimpahan